Alamat: Saripan Makamhaji Rt 02/XII Kartasura, Surakarta 57161 Telp. (0271) 725047
Shabran Corner
Depan
Tentang Kami
Kurikulum
Berita
Artikel
Opini
Renungan
Galeri
Buku Tamu
Hubungi Kami
Link Website
Login Form





Lupa password?
Daftar? Klik disini!
Kalender Kegiatan
A S S R K J S
2930311 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
Agenda Terakhir
Tidak ada
Mutiara Hikmah
Dari Abu Sa'id Al-Khudriy ra. bahwasanya ia mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang diantara kamu bermimpi dengan impian yang disukainya, maka sesungguhnya impian itu dari Allah SWT, oleh karena itu hendaklah ia memuji kepada Allah dan menceritakannya kepada orang lain."
Dalam riwayat lain dikatakan: "Janganlah ia menceritakan impian itu kecuali kepada orang-orang yang disukainya. Dan apabila ia bermimpi dengan impian yang tidak disukainya maka sesungguhnya impian itu dari setan, maka hendaklah ia berlindung diri dari kejelekan mimpinya dan janganlah ia menceritakan impian itu kepada siapa pun juga, karena impian itu tidak akan membahayakan dirinya." 
 
Arsip
July, 2010
December, 2006
November, 2006
January, 2006
December, 2005
November, 2005
September, 2005
August, 2005
July, 2005
April, 2005
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Stop Press
05 Jan 2009

Para Penulis JIL yang asal catut

Oleh: Thoriq *)

Sering kita mendengar sesumbar para pekerja Jaringan Islam Liberal yang tersebar di internet, koran-koran 'Jinayat' JIL Terhadap Fiqih dan Fuqaha atau dalam seminar-seminar yang mereka adakan. Pada intinya mereka selalu mengklaim sebagai kaum paling terpelajar, intelek, modernis, progresif serta menjunjung tinggi pengatahuan dan ilmu. Tapi pada kenyataanya jauh panggang daripada api, sehingga pembaca jangan heran jika mengetahui bahwa ada pekerja-pekerja JIL menulis atau berbicara ngaco, baik dalam forum-forum atau media massa, dan hal itu tidak terjadi satu atau dua kali, tapi berulang kali.

Tentu tulisan ini tidak hendak mengorek-ngorek kesalahan para pekerja JIL, akan tetapi sebagai sebuah peringatan bagi kaum muslimin agar tidak langsung menelan mentah-mentah segala informasi yang datang dari mereka. Karena retorika dan gaya penulisan mereka yang terlihat memukau -banyak menggunakan istilah arab maupun kontemporer- maka secara sekilas memang terlihat sangat ilmiyah, akan tetapi jika kita mencermati dengan jeli maka kita bisa saja terkejut atau bahkan malah tersenyum-senyum sendiri ketika di dalamnya kita jumpai ada unsur-unsur kebohongan alias ngaco.

Baca selengkapnya...
 
Stop Press
05 Jan 2009

Kiprah SEPILIS Sepeninggal Cak Nur

oleh : Zainuddin Rahib

Sepeninggal Nurcholish Madjid (Cak Nur) yang disebut-sebut sebagi pelopor paham sekulerisme, pluralisme dan liberalisme di Indonesia, para pengikut dan pengusung paham SEPILIS (akronim sekulerisme, pluralisme dan liberalisme) bukan makin surut tapi tampaknya makin subur. Sepertinya mereka memanfaatkan situasi meninggalnya Cak Nur sebagai momentum untuk lebih memberdayakan gerakan SEPILIS. Tak tanggung-tanggung mereka menyebut Cak Nur sebagai "Bapak Pluralisme dan Toleransi" serta bertekad akan melanjutkan perjuangannya.

Kalau Cak Nur masih malu-malu menyatakan dirinya sebagai penganut paham liberalis-pluralis, para juniornya sudah terang-terangan menyebut dirinya penganut paham SEPILIS, bahkan berani vulgar menghujat pihak yang mereka anggap tidak sejalan dengan paham mereka. (Ingat makian Ulil Abshar Abdalla terhadap fatwa MUI yang mengharamkan sekulerisme, pluralisme dan liberalisme agama).

Belum lama ini, sebuah kantor berita radio di Jakarta yang biasa menjadi corong Jaringan Islam Liberal (JIL) menyiarkan semacam 'Manifesto JIL', yang intinya mengajak mendiskusikan "pelbagai kemungkinan lain bagi aneka masalah keagamaan yang oleh banyak orang dianggap telah baku, tuntas, karena tidak mungkin, selain tak ada manfaatnya dipersoalkan atau ditinjau ulang. Pada hemat kami, banyak di antara ihwal keagamaan tersebut terbuka untuk direnungkan dan didiskusikan kembali. Kami menganggap banyak di antara doktrin-doktrin keagamaan tersebut yang perlu dilihat secara jernih dan tajam. Digeledah fakta-fakta sejarahnya, dilacak asal-usul dan argumen-argumen pembentukan pembakuannya, dicermati maksud-maksud pokoknya yang dapat berbeda dari bunyi teksnya di permukaan. Ditimbang relevansi dengan situasi kekinian.

Baca selengkapnya...
 
Mari Tadarus
17 Sep 2008

Pengajian Tafsir

QS. Al-Baqarah: 35-39

 

(35) وَقُلْنَا يَا آدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ وَكُلا مِنْهَا رَغَدًا حَيْثُ شِئْتُمَا وَلا تَقْرَبَا هَذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِين

 

35.       Dan kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini[[1]], yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.

وقال الله: يا آدم اسكن أنت وزوجك حواء الجنة، وتمتعا بثمارها تمتعًا هنيئًا واسعًا في أي مكان تشاءان فيها، ولا تقربا هذه الشجرة حتى لا تقعا في المعصية، فتصيرا من المتجاوزين أمر الله.

Allah berfirman: Wahai Adam tinggallah (berdiamlah) engkau dan isterimu Hawa di Surga, dan nikmatilah buah-buahannya sepuasmu, di tempat manapun kamu suka di Surga itu, tetapi jangan kalian mendekati pohon ini, sehingga kalian tidak terjerumus kepada kedurhakaan. Maka jadilah kalian menjadi orang-orang yang melanggar perintah Allah.

 

(36) فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ وَلَكُمْ فِي الأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَى حِينٍ

 

36.       Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu[[2]] dan dikeluarkan dari keadaan semula[[3]] dan kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan."

فأوقعهما الشيطان في الخطيئة: بأنْ وسوس لهما حتى أكلا من الشجرة، فتسبب في إخراجهما من الجنة ونعيمها. وقال الله لهم: اهبطوا إلى الأرض، يعادي بعضكم بعضًا -أي آدم وحواء والشيطان- ولكم في الأرض استقرار وإقامة، وانتفاع بما فيها إلى وقت انتهاء آجالكم.

Maka syaitan telah menjatuhkan keduanya (Adam-Hawa) di dalam kesalahan, dengan membisikkan kepada keduanya agar makan buah dari pohon itu, sehingga menyebabkan diusirnya kedua orang tersebut dari Surga dan segala kenikmatan yang ada di dalamnya. Dan Allah pun bersabda kepada kedua mereka: keluarlah dan turunlah kalian ke bumi, maka kalian akan saling bermusuhan (Adam-Hawa dan Syaitan). Dan di bumi disediakan bagi kalian tempat tinggal untuk bermukim, serta kalian dapat mengambil manfaat segala yang ada di bumi sampai tiba ajal kalian.

 

(37) فَتَلَقَّى آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

37.       Kemudian Adam menerima beberapa kalimat[[4]] dari Tuhannya, Maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

فتلقى آدمُ بالقبول كلماتٍ، ألهمه الله إياها توبة واستغفارًا، وهي قوله تعالى: { رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ } فتاب الله عليه، وغفر له ذنبه إنه تعالى هو التواب لمن تاب مِن عباده، الرحيم بهم.

Maka Adam menerima beberapa kalimat, yang diilhamkan Allah kepadanya agar bertobat dan memohon ampunan, yaitu di antaranya kalimat doa yang berbunyi: “Ya Rabb kami sungguh kami telah berbuat aniaya terhadap diri kami, jika Engkai tidak ampuni dan kasih sayangi kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

 

(38) قُلْنَا اهْبِطُوا مِنْهَا جَمِيعًا فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنْ تَبِعَ هُدَايَ فَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُون

38.       Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, Maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati".

قال الله لهم: اهبطوا من الجنة جميعًا، وسيأتيكم أنتم وذرياتكم المتعاقبة ما فيه هدايتكم إلى الحق. فمن عمل بها فلا خوف عليهم فيما يستقبلونه من أمر الآخرة ولا هم يحزنون على ما فاتهم من أمور الدنيا.

Allah berfirman kepada mereka: Keluarlah dan turunlah kalian semua dari Surga. Akan datang kepadamu dan keturunanmu petunjuk-petunjuk bagi kalian menuju kebenaran (al-Haq), maka siapa yang mengamalkan petunjuk itu, niscaya tidak akan ada ketakutan atas mereka pada kehidupan mendatang di alam akhirat dan tidak akan ada kesedihan atas keadaan yang ada pada mereka saat ini pada kehidupan dunia.

 

(39) وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

39.       Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

والذين جحدوا وكذبوا بآياتنا المتلوة ودلائل توحيدنا، أولئك الذين يلازمون النار، هم فيها خالدون، لا يخرجون منها.

Sedangkan bagi orang-orang mengingkari dan mendustakan ayat-ayat Kami yang dibaca dan bukti-bukti ketauhidan Kami, mereka itu orang-orang yang wajib merasakan siksaan Neraka, mereka kekal di dalamnya, dan tidak keluar darinya.

 

 



[1]pohon yang dilarang Allah mendekatinya tidak dapat dipastikan, sebab Al Quran dan Hadist tidak menerangkannya. ada yang menamakan pohon khuldi sebagaimana tersebut dalam surat Thaha ayat 120, tapi itu adalah nama yang diberikan syaitan.

[2] Adam dan hawa dengan tipu daya syaitan memakan buah pohon yang dilarang itu, yang mengakibatkan keduanya keluar dari surga, dan Allah menyuruh mereka turun ke dunia. yang dimaksud dengan syaitan di sini ialah Iblis yang disebut dalam surat Al Baqarah ayat 34 di atas.

[3]maksud keadaan semula ialah kenikmatan, kemewahan dan kemuliaan hidup dalam surga.

[4]tentang beberapa kalimat (ajaran-ajaran) dari Tuhan yang diterima oleh Adam sebahagian ahli tafsir mengartikannya dengan kata-kata untuk bertaubat.

 
Lebih lengkap lagi...
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 5 - 8 dari 14
Reset Password User -

Bagi kawan-kawan yang pernah punya account user di website ini, agar fasilitas kirim artikel, kirim link dan download file dapat diakses, silakan buat account lagi disini. Maaf sebelumnya bila hal ini mengganggu kenyamanan para pengunjung semua.



Milist Alumni Shabran - Kepada teman2 khususnya alumni pondok shabran mulai angkatan awal sampai hari ini, yg berminat utk tetep "get in touch" sesama alumni silahkan kunjungi milist kita di http://groups.yahoo.com/group/alumnishabran
untuk gabung jadi anggota, klik 'join this group' di kanan bawah, lalu ikuti prosedur yg tertulis disitu sampai finish, oke...
untuk info lebih lanjut bisa tanya ke moderator alumnishabran@yahoo.com
(milist ini dimoderatori oleh beberapa teman di Jakarta yg secara official bernanung dibawah JSN)

Informasi
Stop DREAMING,Start ACTION!
Press Release
Jurnal Shabran
Dari Redaksi
Lentera
Tasliah
Bibliografi
Artikel
Refleksi
Kilasan Shabran
Kepemimpinan Pondok
Sudut Tanah Air
Sorotan Dunia
Partner
MPI UMS
Milist Alumni
Chat


Login dulu sebelum chat
Daftar disini!
Yahoo Status
Admin
IP Komputer Anda
38.107.191.85
Yang Sedang Online
Saat ini ada 13 pengunjung yang online


Depan | Buku Tamu | Hubungi Kami


© 2004 pondokshabran.org